Resmi Ditutup! Yuddhawastu Pramukha Dikjurbaif dan Dikjurtaif TNI AD Cetak Prajurit Infanteri Tangguh Siap Mengabdi untuk Negeri

Resmi Ditutup! Yuddhawastu Pramukha Dikjurbaif dan Dikjurtaif TNI AD Cetak Prajurit Infanteri Tangguh Siap Mengabdi untuk Negeri

Pulaki, Buleleng – Komandan Rindam IX/Udayana, Brigjen TNI Anwar, S.H., resmi menutup kegiatan Yuddhawastu Pramukha Dikjurbaif Abit Dikmaba TNI AD Gelombang II TA 2025 dan Dikjurtaif Abit Dikmata TNI AD Gelombang III TA 2025, bertempat di Gunung Pulaki, Mako Dodiklatpur Rindam IX/Udayana, Banyupoh, Gerokgak, Buleleng, Jumat (6/3/2026).

Dalam upacara tersebut, Danrindam IX/Udayana membacakan amanat Danpussenif, Letjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M. Dalam amanatnya disampaikan bahwa pendidikan ini bukan sekadar pelatihan rutin, melainkan proses pembentukan jati diri prajurit infanteri yang tanggap, tanggon dan bermoral. Para peserta didik telah ditempa melalui berbagai latihan fisik, mental dan taktik guna menjadi prajurit yang tangguh serta siap melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Yuddhawastu Pramukha merupakan puncak dari rangkaian pendidikan yang menandai pengesahan penggunaan baret dan brevet Infanteri sebagai identitas kebanggaan prajurit Korps Infanteri. Predikat tersebut bukan sekadar simbol, tetapi amanah besar bagi setiap prajurit untuk senantiasa menjaga integritas, menguasai pengetahuan militer, mahir dalam teknik dan taktik pertempuran, serta memiliki kondisi jasmani yang samapta.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan piagam penghargaan kepada peserta didik berprestasi. Pada Dikjurbaif Abit Dikmaba TNI AD Gel II TA 2025, penghargaan diraih oleh Sersan Dua Kadek Andika Dharma Wijaya sebagai peraih nilai tertinggi Tri Pola Dasar, sikap dan perilaku serta pengetahuan dan keterampilan, serta Sersan Dua I Putu Yoga Darma Putra sebagai peraih nilai tertinggi jasmani militer.

Sementara itu pada Dikjurtaif Abit Dikmata TNI AD Gel III TA 2025, penghargaan diberikan kepada Prajurit Dua Dewa Komang Angga Saputra sebagai peraih nilai tertinggi sikap dan perilaku serta Tri Pola Dasar (prestasi akhir), Prajurit Dua James Alexander Imanuel Sinay sebagai peraih nilai tertinggi pengetahuan dan keterampilan, serta Prajurit Dua Alisco Toto sebagai peraih nilai tertinggi jasmani militer.

Melalui kegiatan ini diharapkan para prajurit infanteri yang baru menyelesaikan pendidikan mampu membawa semangat Yuddhawastu Pramukha dalam setiap penugasan serta senantiasa siap mengabdi dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

KONTAK RINDAM IX UDAYANA

SOSIAL MEDIA

STATISTIK PENGUNJUNG

65261
Hari iniHari ini49
KemarinKemarin363
Minggu iniMinggu ini840
Bulan iniBulan ini3809
SemuaSemua65261
© Rindam IX Udayana.
Image